Tag

Keterbukaan Pemerintah dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
1. Pengertian dan pentingnya keterbukaan
Keterbukaan atau transparansi secara harfiah berarti jernih, tembus cahaya, nyata, jelas, mudah dipahami, tidak ada kekeliruan, tidak ada kesangsian atau keragu-raguan.

Keterbukaan adalah tindakan yang memungkinkan suatu persoalan menjadi jelas, mudah dipahami, dan tidak disangsikan lagi kebenarannya. Kaitan dengan pemerintah adalah kesediaan pemerintah untuk senantiasa memberikan informasi faktual mengenai berbagai hal yang berkenaan dengan proses penyelenggaraan pemerintahan.

Negara yang demokratis bisa mewujudkan praktik penyelenggaraan pemerintahan yang baik berdasarkan prinsip-prinsip good governance.

8 prinsip good governance menurut UN ESCAP antara lain :
– Partisipasi
– Supremasi hukum
– Keterbukaan
– Kepeduliaan
– Berorientasi pada konsensus
– Kewajaran dan inklusivitas
– Efektivitas dan efisiensi
– Akuntabilitas

Menurut MTI, prinsip good governance :
– Partisipasi masyarakat
– Tegaknya supremasi hukum
– Keterbukaan
– Peduli pada stakeholder
– Berorientasi pada konsensus
– Kesetaraan
– Efektivitas dan efisiensi
– Akuntabilitas
– Visi strategis

Ciri-ciri Keterbukaan :
– Pemerintah menyediakan berbagai informasi faktual mengenai kebijakan-kebijakan yang akan dan sudah dibuatnya
– Adanya peluang bagi publik dan pers untuk mendapatkan atau mengakses berbagai dokumen pemerintah
– Terbukanya rapat-rapat pemerintah bagi publik dan pers
– Adanya konsultasi publik yang dilakukan secara sistematik oleh pemerintah.

2. Pengertian keadilan dan macam-macam keadilan.
Keadilan berasal dari kata adil yaitu tidak berat sebelah, tidak memihak, berpihak kepada yang benar, sepatutnya tidak sewenang-wenang.

Keadilan bisa diartikan :
– Hal yang berkenaan dengan sikap dan tindakan dalam hubungan antar manusia.
– Berisi sebuah tuntutan agar orang memperlakukan sesamanya sesuai dengan hak dan kewajibannya.
– Perlakuan tersebut tidak pandang bulu atau pilih kasih, semua orang diperlakukan sama sesuai dengan hak dan kewajibannya.

Macam-macam keadilan
a. Keadilan komutatif adalah memberikan kepada masing-masing orang apa yang menjadi bagiannya, dimana yang diutamakan adalah obyek tertentu yang merupakan hak dari seseorang.
b. Keadilan distributif yaitu perlakuan terhadap seseorang sesuai dengan jasa-jasa yang telah diberikannya.
c. Keadilan kodrat alam yaitu memberikan sesuatu sesuai dengan yang diberikan oleh orang lain kepada kita.
d. Keadilan konvensional yaitu jika seorang warga negara telah menaati peraturan perundang-undangan yang telah dikeluarkan
e. Keadilan perbaikan yaitu seseorang telah berusaha memulihkan nama baik orang lain yang telah tercermar

Pentingnya keterbukaan :
1. Rakyat bisa dengan mudah menyampaikan aspirasi
2. Rakyat dapat memberikan pengawasan terhadap pemerintah
3. Rakyat dapat dengan mudah mendapat informasi

Penyelenggaraan Pemerintahan yang tidak transparan:
Adalah pemerintahan yang tidak memiliki keterbukaan terhadap rakyatnya, sehingga pemerintahan menjadi diktaktor.

Faktor penyebab pemerintahan yang tidak transparan
a) Pengaruh kekuasaan
• Penguasa yang ingin mempertahankan kekuasaannya
• Peralihan kekuasaan yang sering menimbulkan konflik
• Pemerintah mengabaikan proses demokratisasi
• Pemerintah yang sentralis
• Penyalahgunaan kekuasaan
b) Moralitas
• Terbaliknya nilai-nilai agama dan nilai-nilai luhur budaya bangsa sebagai sumber etika
c) Sosial Ekonmi
• Sering terjadinya konflik social sebagai konsekuensi keberagaman suku, agama, ras dan golongan yang tidak dikelola dengan baik dan adil
• Perilaku ekonomi yang sarat dengan praktik KKN
d) Politik dan Hukum
• System politik yang otoriter
• Hukum telah menjadi alat kekuasaan

Dampak Penyelenggaraan Pemerintahan yang tidak transparan
Akibat langsung dari pemerintahan yang tidak terbuka adalah terjadinya korupsi yaitu penyalahgunaan jabatan publik untuk keuntungan pribadi atau kelompok. Bila korupsi dibiarkan terus menerus maka akan membawa akibat lanjutan yang luar biasa yaitu krisis di berbagai bidang kehidupan : politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan dan keamanan.
• Di bidang politik:
Berbagai lembaga politik , eksekutif, legislatif dan yudikatif tak bisa berfungsi optimal sebagaimana mestinya.
• Dibidang sosial budaya dan agama:
Berbagai kegiatan ekonomi tidak bisa berjalan dengan wajar. Semua kegiatan ekonomi terutama yang bersinggungan dengan birokrasi/pemerintah diwarnai dengan uang pelicin, akibatnya kegiatan ekonomi menjadi berbelit-belit dan mahal.
• Dibidang pertahanan dan keamanan:
Terjadi ketertinggalan profesionalitas aparat. Artinya kemampuan aparat tak sesuai dengan tuntutan perubahan jaman.
• Dibidang sosial budaya dan agama:
Kehidupan sosial budaya diwarnai dengan pendewaan materi dan budaya konsumtif. Hidup semata-mata diarahkan untuk memperoleh sebesar-besarnya kekayaan dan kenikmatan hidup, tanpa mempedulikan moral dan etika.
Pemerintahan yang tidak transparan akan memunculkan ketidakadilan di berbagai bidang kehidupan, yang bermuara pada terancamnya kelestarian kehidupan bangsa.

Akibat lain dari pemerintahan yang tidak transparan:
1) Rendahnya kepercayaan warga Negara terhadap pemerintah
2) Rendahnya partisipasi warga Negara terhadap kebijakan-kebijakan yang dibuat pemerintah
3) Sikap apatis warga Negara dalam mengambil inisiatif dan peran yang berkaitan dengan kebijakan public

4) Jika warga negara apatis, ditunjang dengan rezim yang berkuasa sangat kuat dan lemahnya fungsi legislative, KKN akan merajalela dan menjadi budaya yang mendarah daging (Nilai dominan)
5) Krisis moral dan akhlak yang berdampak pada ketidak adilan, pelanggaran hukum dan hak asasi manuasia

Dalam menyampaikan materi ini, guru bisa menggunakan metode bermain peran, ini adalah salah satu contoh hasil dari metode bermain peran. Anak-anak akan senang dan yang jelas bisa ngakak satu kelas, gurupun menjadi lebih santai dan bisa mempersiapkan pembelajaran berikutnya.

ini adalah satu contoh drama hasil kreatifitas anak-anak